4 Rumus Agar Bebas Penyakit

Penyakit


  1. Jangan merokok.

  2. Hindari junk food.

  3. Pantau terus lingkar pinggang.

  4. Dan berjalan kakilah!


Mungkin kita sudah mendengar nasihat di atas ribuan kali. Tapi, tahukah Anda jika kita benar-benar menjalankan keempat hal tersebut, kita mampu menurunkan kesempatan terkena sebagian besar penyakit kronis hingga 80%?

Fakta itu dipublikasi dalam Archives of Internal Medicine yang telah meneliti kesehatan, gaya hidup, dan pola makan dari 23.513 orang dewasa di Jerman, dengan kisaran usia 35 hingga 65 tahun. Para peneliti menemukan para relawan yang menjalankan pola hidup sehat, cenderung jarang terkena penyakit, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Studi ini juga menyertakan analisis detil mulai dari tinggi dan berat badan, riwayat kesehatan, frekuensi makan, serta bagaimana para relawan mengikuti keempat gaya hidup sehat dalam 8 tahun penelitian ini berlangsung. Percaya atau tidak, keempat gaya hidup sehat itu adalah nasihat yang sering kita dengar, yaitu : Tidak merokok, berolahraga setidaknya 3,5 jam seminggu, menjaga BMI mereka di bawah 30,untuk cek BMI anda silahkan cek Disini...Mengikuti pola makan tinggi buah, sayuran, roti gandum utuh, dan membatasi asupan daging-dagingan. Kebanyakan dari relawan menjalani satu gaya hidup, hanya 9% dari mereka yang mengikuti keempat gaya hidup yang diminta.

Usai menyesuaikan dengan faktor-faktor risiko yang mungkin mempengaruhi perkembangan penyakit, para peneliti menemukan bahwa relawan yang mengikuti semua kebiasaan sehat dapat menurunkan risiko perkembangan penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit kardovaskular, kanker, hingga 78% ketimbang relawan yang dilaporkan tidak menjalani gaya hidup sehat sama sekali.

Secara khusus, jika keempat gaya hidup sehat ini dilakukan mampu menurunkan risiko diabetes hingga 93%, serangan jantung sampai 81%, stroke 50%, dan kanker sebesar 36%. Para peneliti mengatakan betapa pentingnya untuk mengadopsi dan mengajarkan kebiasaan sehat ini sedini mungkin.

Anda ingin selalu sehat dan terhindari dari penyakit yang mematikan? Hindari rokok (jika Anda seorang perokok, segera berhenti), selalu jaga berat sehat dengan BMI di bawah 30, lakukan aktivitas fisik setidaknya 3,5 jam seminggu, dan jalankan pola makan sehat kaya buah, sayuran, gandum utuh, serta kurangi daging merah, saran Earl S. Ford, MPH, salah satu peneliti.

Gangguan Seks yang Paling Menyengsarakan

Dalam kondisi tertentu, hal-hal yang berhubungan dengan seks tidak lagi terasa nikmatnya. Berbagai gangguan bisa membuat gairah seks justru terasa sangat menyiksa, demikian juga ereksi dan orgasme yang kadang malah merepotkan.

Dari berbagai jenis gangguan tersebut, priapism boleh jadi merupakan gangguan yang paling menyiksa secara fisik karena pada kasus tertentu harus diatasi dengan operasi. Ada juga yang menyiksa secara batin, antara lain parafilia yang membuat penderitanya sulit menemukan pasangan dengan ketertarikan yang sama dengannya.

Selengkapnya, berikut ini 5 jenis gangguan yang membuat seks jadi terasa sangat menyiksa, seperti dikutip dari Cracked.com, Selasa (15/2/2011).

1. Hiperseks
Pada wanita, kondisi ini disebut juga dengan istilah nymphomania sementara pada pria disebut satyriasis. Tanda-tandanya adalah tidak mampu mengendalikan hasrat seksual dan kadang-kadang terpaksa harus segera dilampiaskan pada siapapun yang saat itu kebetulan ada di dekat si penderita.

Dilihat dari penyebabnya, kondisi ini mirip dengan orang yang tidak bisa mengontrol nafsu makan karena sama-sama dipicu gangguan sirkuit di otak. Namun orang masih bisa makan kapan saja dan di mana saja, sementara untuk berhubungan seks di sembarang tempat tentu bukan ide yang bagus.

2. Priapism
Nama penyakit ini diambil dari nama dewa kesuburan dalam mitologi Yunani, Priapus. Sesuai penggambaran Priapus yang punya kemaluan besar dan selalu dalam kondisi ereksi, penderita priapism juga memiliki penis yang selalu tegang pada saat-saat yang tak terduga sekalipun tidak ada hasrat dan rangsangan seksual.

Kondisi ini sering dipicu oleh overdosis obat-obat perangsang seperti viagra (sildenafril). Bisa juga dipicu oleh cedera sumsum tulang belakang, lalu menyebabkan aliran darah terkonsentrasi di suatu organ salah satunya alat kelamin yang secara anatomis letaknya cukup rendah untuk dialiri darah.

3. Seksomnia
Jika perilaku berjalan saat tidur (sleepwalking) dianggap berbahaya, maka berhubungan seks saat tidur tidak cuma berbahaya tetapi sekaligus memalukan apabila terjadi saat sedang menginap di tempat orang. Sama seperti sleepwalking, berhubungan seks saat tidur (seksomnia) juga diggolongkan dalam kategori gangguan perilaku saat tidur atau parasomnia.

Bicara soal angka, seksomnia cukup sering terjadi yakni mencakup 8 persen dari seluruh penderita gangguan tidur. Angka ini diperoleh berdasarkan pengakuan pasangan tidurnya, sebab si penderita biasanya tidak dapat mengingat apa yang dilakukannya sepanjang malam.

4. Parafilia
Sesuai dengan asal katanya yakni para (menyimpang) dan phillia (ketertarikan), gangguan ini ditandai dengan penyimpangan hasrat seksual. Cakupannya cukup luas, antara lain meliputi ketertarikan terhadap obyek tertentu dari pasangannya (fetisisme), kekerasan dan penyiksaan (sadomasokisme), mayat (nekrofilia) dan binatang (zoofilia).

Dalam ilmu psikologi, gangguan ini dikategorikan dalam perilaku Obsessive-Compulsive Disorder (OCD). Karena ketertarikannya yang tidak wajar, penderitanya sering kesulitan untuk mendapat pasangan yang cocok. Kalaupun ada, kadang-kadang perilaku seksual yang tidak semestinya itu justru dapat membahayakan dirinya.

5. Persisten Sexual Arousal Syndrome
Sindrom kenikmatan seksual yang terus menerus ini menyebabkan penderitanya selalu merasa horny alias 'mupeng' (muka pengen) meski tidak ada rangsangan seksual. Bahkan pada tingkat kenikmatan tertentu, sindrom ini bisa memicu orgasme spontan tanpa harus berhubungan seks.

Berbeda dengan hiperseks, sindrom ini tidak perlu dilampiaskan dengan berhubungan seks karena kenikmatan itu akan datang sendiri dari rangsang nonseksual misalnya makanan. Karena begitu mudahnya mendapatkan kepuasan, dalam sehari penderita sindrom ini bisa mengalami orgasme hingga 300 kali

6 Manfaat CINTA Bagi Kesehatan

Jatuh cinta bisa menyehatkan dengan syarat, harus stabil dan selalu merasa nyaman dengan hubungan cinta yang sedang dijalankan. Mau tahu manfaat perasaan cinta lainnya untuk kesehatan, berikut seperti dikutip dari Idiva.com

cerita cinta

1. Anda lebih bahagia
"Berada dalam suatu hubungan memungkinkan tubuh Anda melepaskan hormon bahagia, yang membuat Anda selalu merasa baik," kata psikolog klinis asal Mumbai, H'vovi Bhagwagar.

2. Kekebalan tubuh jadi lebih baik
Jatuh cinta akan memberikan dorongan kekebalan tubuh Anda. "Anda lebih tenang dan berpikiran positif, tentu ini menjadikan Anda tidak rentan terhadap pilek dan batuk," kata H'vovi.

Sementara depresi atau perasaan sedih membuat Anda rentan terhadap serangan virus pilek dan flu.

3. Menghilangkan sakit dan nyeri
Berada dalam suatu hubungan yang stabil, memberikan Anda keamanan, sehingga dapat berbagi segala sesuatu yang Anda lewati. "Perasaan ini membantu Anda mengatasi rasa sakit dan nyeri yang lebih baik," kata dr Dhwanika Kapadia.

Pasangan akan memotivasi Anda dan membantu melewati rasa sakit atau nyeri yang menyerang.

4. Meningkatkan konsentrasi
Pasangan yang saling mencintai dan peduli memungkinkan Anda memberikan yang terbaik. Hal ini memungkinkan Anda berkonsentrasi pada pekerjaan Anda. Dengan demikian bisa meningkatkan kinerja Anda.

"Ketika Anda bahagia, daya kretivitas akan semakin meningkat," kata H'vovi. Apalagi jika satu sama lain saling memotivasi, ini akan menjadi hal yang jauh lebih baik. Tak hanya untuk hubungan tapi juga kesuksesan kerja.

5. Siklus haid jadi teratur
Siklus menstruasi tergantung pada berbagai hal, seperti kesehatan dan gizi. Stres merupakan faktor penting juga. "Wanita dalam hubungan jangka panjang cenderung merasa tertekan. Namun dengan adanya perasaan cinta yang stabil akan membuat siklus haid teratur," kata H'vovi.

6. Terhindar dari stres
Wanita yang sudah menikah atau mereka yang telah memiliki kekasih, kemungkinan merasa cemas atau memiliki masalah sepele sangat sedikit. Mereka tahu bahwa mereka memiliki pasangan yang saling memahami satu sama lain dan merasa saling memiliki.

Posisi Seks Terbaik untuk Mencapai Orgasme

posisi seksPosisi Seks Terbaik untuk Mencapai Orgasme - Orgasme, itulah yang dicari kebanyakan pasangan saat melakukan hubungan intim. Namun ada beberapa pasangan yang tidak tahu posisi bercinta untuk mendapatkan orgasme tersebut. Berikut ini tips dari pakar seks.Align Left

Posisi untuk Wanita
Anda tentu sudah tahu apa itu posisi misionaris, yaitu ketika pria berada di atas wanita. Posisi ini sulit membuat wanita mencapai orgasme. Justru posisi kebalikan dari misionarislah yang menurut pakar seks dan percintaan Michael Webb, seperti dilansir askdanandjennifer.

Dengan posisi wanita di atas, wanita jadi lebih mudah mengontrol G-spotnya. Para wanita tahu gerakan apa yang harus dilakukan untuk mencapai klimaks.

Setelah si wanita mendapatkan orgasme, pasangan sebaiknya berganti posisi. Pergantian posisi ini untuk memberikan kesempatan pada pria meraih puncak kenikmatannya.

Posisi untuk Pria
Michael Webb yang pernah tampil dalam talk show Oprah Winfrey dan penulis buku '1000 Questions for Couples' itu mengungkapkan posisi doggy-style adalah posisi terbaik agar pria mencapai orgasme. Meskipun tidak ada kontak wajah, posisi tersebut bisa membuat pria puas karena mereka bisa mengontrol gerakannya.

Dengan posisi doggy-style, pria bisa melakukan penetrasi yang tepat ke G-spot pasangannya. Pria juga bisa menyentuh area sensitif lainnya seperti payudara, leher dan punggung pasangannya. Pria pun dapat mengakses klitoris pasangannya dengan mudah. Namun saat melakukan posisi ini, pria harus berhati-hati, ada beberapa wanita yang merasakan sakit jika penetrasi dilakukan terlalu dalam.

Kesalahan Pasangan
Menurut Webb banyak buku dan artikel yang menyajikan soal posisi seks. Namun kenyataannya hanya ada delapan posisi dasar dalam bercinta seperti misionaris, women on top, berdiri, doggy-style, spooning dan lain-lain yang telah dibahas sebelumnya. Selebihnya adalah variasi dari delapan posisi tersebut.

Kesalahan yang sering terjadi pada pasangan adalah mereka bosan dengan kehidupan seks mereka karena kurangnya variasi. Webb menyarankan bereksplorasi seksual antara Anda dan pasangan. Coba hal-hal baru, mulai dari tempat bercinta sampai foreplay. Ketimbang mencari-cari posisi seks baru, 'panaskan' agenda bercinta dengan cara-cara lainnya.

Namun kembali lagi kepada hal mendasar, jika Anda benar-benar mencintai pasangan, hasrat atau 'passion' itu akan tetap ada. Mencapai orgasme pun tak menjadi masalah dengan berbagai macam posisi apapun dan dalam kondisi stamina apapun.

Berbagi Tips dan Info © 2011 - 2013 by Kumpulan Cara | thanks to: Google | Yahoo Indonesia | Supported by Blog Indonesia