1 Obat Tradisional Tidak Mungkin Mengobati Semua Penyakit

obat cina

Terkadang iklan untuk pengobatan tradisional menuturkan bisa mengobati berbagai macam penyakit hanya menggunakan satu obat. Tapi sebaiknya masyarakat berhati-hati.

"Tidak ada satu zat X yang bisa mengobati penyakit dari A-Z," ujar dr Rahmad selaku anggota Ikatan Naturopatis Indonesia (IKNI) dalam acara klinik KBR68H dengan tema 'Menyejajarkan Pengobatan Tradisional Cina dengan Pengobatan Modern' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (5/4/2011).

dr Rahmad menuturkan tidak mungkin satu obat bisa mengobati berbagai macam penyakit, tapi kalau dijadikan sebagai campuran mungkin bisa asalkan zat tersebut memiliki sifat netral.

dr Rahmad juga menyarankan agar masyarakat memilih obat yang masih berada dalam bentuk alamiahnya, misalnya masih berbentuk temulawak atau kumis kucing. Hal ini karena kalau obat sudah dalam bentuk kapsul, masyarakat tidak bisa tahu apa isi dari obat tersebut.

dr Rahmad menambahkan saat ini dokter tradisional China yang berkualitas dan sudah menyelesaikan studinya masih terbatas. Untuk itu jika masyarakat ingin berobat dengan pengobatan China harus caritahu terlebih dahulu apa latar belakang pendidikan orang tersebut.

"Karena ada orang yang baru belajar beberapa bulan, hanya ikut kursus saja, belajar dengan teman atau belajar dari orangtuanya tapi sudah buka praktek sendiri," ujar dr Rahmad yang berpraktek di daerah Pasar Baru ini.

Pengobatan tradisional China ini paling banyak untuk mengobati penyakit yang sudah lama diderita tapi tidak sembuh-sembuh, misalnya sakit kepala yang sudah dialami berbulan-bulan.

Untuk itu dr Rahmad memberikan beberapa tips bagi masyarakat jika ingin menggunakan pengobatan tradisional China yaitu:


  1. Jika baru pertama kali datang, cobalah untuk tanya dan duduk dulu. Kalau baru pertama kali datang sudah dikasih obat seabrek dengan harga selangit maka tentu saja tidak masuk akal.

  2. Tanyakan informasi mengenai dokter tersebut, seperti belajar dimana dan berapa lama. Pasien yang datang berobat akan membayar biaya konsultasi, jadi manfaatkan waktu konsultasi untuk mengetahui latar belakang pendidikan dokter tersebut.

  3. Bedakan dari auranya, jika praktisi tersebut memberikan pengobatan yang sama untuk semua penyakit maka hal ini sudah tidak masuk akal.

  4. Pilihlah pengobatan yang masih menggunakan bahan alami dan bukan obat yang sudah dalam bentuk kapsul.

1 comments:

Anonymous on February 1, 2014 at 7:52 AM

benar tu, sepertinya dinkes perlu lebih menertibkan lagi iklan2 spt itu yang blm teruji scara klinis, agar masyarakat tdk tertipu, kasihan masyarakat miskin, unt makan saja susah, dasar tukang obat dimana2 mentalnya sama aja yg penting untung, unt DINKES jangan d kantor aja, tegas, cekatan demi masyarkat

Berbagi Tips dan Info © 2011 - 2013 by Kumpulan Cara | thanks to: Google | Yahoo Indonesia | Supported by Blog Indonesia